Jika bicara tentang uang, menurut Robert T. Kiyosaki, banyak orang cenderung berpendapat bahwa uang dapat dicari melalui bekerja keras. Padahal, ada cara lain selain itu, yaitu uang digunakan untuk menghasilkan uang melalui bisnis atau investasi. Berbisnis atau berinvestasi berarti kita menambah aset. Jika kita memiliki aset otomatis kolom pendapatan kita bertambah. Nah, sekarang apa yang dimaksud dengan aset? dan apa bedanya antara aset dan liabilitas (kewajiban)?
Secara sangat sederhana, Robert T. Kiyosaki memberi batasan apa itu aset dan libiliatas. Aset adalah yang masuk ke dalam kantung kita, sebaliknya liabilitas adalah yang keluar dari kantung kita. Dengan demikian, jika kita ingin
1. memiliki usaha sendiri
2. banyak teman
3. liburan
4. jaminan kesehatan
5. rumah dan mobil baru
6. kebebasan waktu
7. kekayaan
8. membantu orang lain dan berderma
9. kebahagiaan
kita harus selalu menambah aset dan mengurangi liabilitas.
Bisnis dan investasi menempatkan kita pada kuadran B (busniness) dan I (investasi). Orang-orang yang ingin berada di kuadran ini memerlukan modal yang tidak sedikit (mahal). Coba saja Anda bayangkan, betapa mahalnya membangun sebuah perusahaan, koorporate, mempunyai waralaba, atau membeli saham. Oleh karena itu, terjadilah apa yang disebut dengan “yang kaya semakin kaya dan miskin semakin miskin”. Adakah solusi atas masalah ini?
Duta Business School (DBS) memahami benar keinginan yang sangat besar bagi kita orang-orang yang berada di kuadran E (employee/pekerja) atau di kuadran S (self employee/pekerja mandiri, pekerja freelance (seperti saya)) untuk dapat membeli aset dengan modal usaha kecil dan membangun aset tersebut dengan cara yang mudah dan kalkulasi potensi penghasilan berlipat ganda sehingga menempatkan kita pada kuadran B dan I, yaitu kuadran si kaya. Jika Anda telah berada dalam kuadaran si kaya ini, Anda akan menyadari bahwa orang kaya bekerja bukan untuk uang. Uanglah yang bekerja untuk dirinya.
Dengan modal usaha kecil (silakan pilih) Rp200.000 (1 hak usaha), Rp500.000 (3 hak usaha), dan Rp1.100.000 (7 hak usaha) Anda akan mendapatkan
1. Perusahaan bersistem (Corporate) (Coba Anda bangun sendiri berapa modal atau ongkos yang mesti dikeluarkan?)
2. Waralaba (Franchising) (Anda tahu kan membeli waralaba butuh modal puluhan hingga ratusan juta).
3. Waralaba pribadi (personal franchising)
Anda juga mendapat 7 produk DBS (telah dibahas pada postingan sebelumnya).
Apakah Anda harus keluar dari pekerjaan atau profesi Anda setelah bergabung dengan DBS? Jawabnya tentu tidak harus. Itulah kelebihan berbisnis di DBS ini. Anda tetaplah pada pekerjaan dan profesi Anda. Berprestasilah di sana. Akan tetapi, Anda jangan lupa untuk mulai mengurus bisnis sendiri. Karena jika Anda tidak mengurus bisnis Anda sendiri, seumur hidup Anda, Anda habiskan untuk bekerja untuk orang lain dan membuat orang lain tersebut kaya.
Jika Anda sudah mantap berbisnis dan membangun aset Anda sendiri, silakan gabung dengan saya di AktivasiDBS klik di sini. Banyak sekali keuntungan yang Anda peroleh jika bergabung dengan DBS melalui sponsor AktivasiDBS. Salah satunya, Anda dapat memiliki website yang sama dengan website milik clubDBS atau reflika dengan alamat http://www.aktivasidbs.com/?id=id_Anda. Website replika ini sebagai sarana promosi dan presentasi Anda melalui internet. Dengan demikian, Anda dapat merekrut orang secara online tanpa batasan jarak dan waktu. Anda dapat memiliki downline dari segala penjuru daerah tanpa harus bertemu. Anda bahkan dapat merekrut orang saat Anda sedang tidur. Website Anda akan bekerja tanpa kenal lelah selama 7X24 jam dalam seminggu tiada henti. Inilah yang disebut bekerja secara cerdas. Go Freedom.
